Toyota Setop Peredaran Mobil Mungil Ini

Toyota Samarinda : Toyota Motor Corporation memutuskan untuk melakukan rasionalisasi produk hybrid-hybridnya. Salah satu korbannya adalah mobil hybrid mungil Toyota Prius c. Mobil yang juga disebut sebagai Aqua di berbagai negara.

Mengutip situs resmi Toyota, model 2019 merupakan model terakhir Prius c yang dijual ke pasaran. Prius c merupakan mobil yang dirilis tahun 2012 lalu. Mobil akan dihentikan penjualannya pada kuartal kedua tahun 2020. Untuk varian Prius lainnya tetap akan diproduksi Toyota. Padahal di awal penjualannya, mobil sempat mencapai penjualan nomor 1 di Jepang.

Prius c cukup sukses di pasaran Jepang. Tak lain karena konsumsi BBM mobil ini yang paling irit di pasaran Jepang dan dunia untuk ukuran mobil yang diproduksi massal yakni 35,4 km per liter.

“Sebagai pemilik mobil Prius c, anda akan mendapatkan pelayanan yang bagus dari Toyota Service Center. Jika anda tengah mencari mobil hybrid yang lain anda bisa melihat aneka mobil hybrid lain yang sesuai kebutuhan. Ada Prius, Corolla hybrid, Prius Prime yang merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan mobil yang irit BBM namun fun to drive,” tulis Toyota.

Prius c merupakan varian kedua dari mobil hybrid populer Prius dengan bodi mobil hatchback yang mengingatkan kita pada mobil Yaris.

Prius c diperkuat dengan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc 4 silinder dengan tenaga 74 PS pada 4.800 rpm dan torsi 111 Nm. Sedangkan motor listrik memproduksi tenaga hingga 45 kW (61PS) dan torsi 169 Nm (125. lb-ft) jika kedua mesin digabungkan bisa memproduksi 100 PS (73kW atau 98HP).

Mobil tersebut memiliki dimensi panjang 3,9 meter sehingga bisa menampung penumpang sebanyak 5 penumpang. Selain Jepang, mobil sempat beredar di negara seperti Malaysia, Australia. Tertutup sudah kemungkinan mobil ini masuk ke Indonesia ya. Terus mobil apa penggantinya?

Sumber : https://oto.detik.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *