Toyota Indonesia Ingin Masyarakat Lebih Melek Hybrid

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Toyota Indonesia Ingin Masyarakat Lebih Melek Hybrid.

Masyarakat Lebih Melek Hybrid

Bagi Toyota, 2017 merupakan tahun yang berarti. Pasalnya, tahun ini genap 20 tahun Toyota Prius lahir ke dunia. Mengapa menjadi special? Karena bersamaan dengan lahirnya sang pionir Hybrid Prius, tahun itu juga merupakan pengenalan dari Toyota Hybrid System.

 

Prius generasi pertama itu kemudian menjadi mobil produksi massal pertama yang menggunakan jantung hybrid bensin dan elektrik. Hingga sekarang, Prius sudah mencapai generasi empat dalam siklus hidupnya. Selain Prius, Toyota dan Lexus juga mengembangkan mobil hybrid lainnya, seraya pengembangan teknologi hybrid menjadi lebih baik untuk semua orang.

 

Momentum selebrasi 20 tahun hybrid Toyota dimanfaatkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk lebih mengenalkan produk hybrid mereka kepada konsumen Indonesia. Menurut mereka, mesin hybrid memiliki potensi besar. Melalui event dan motor show, Toyota Indonesia terus memberikan pengetahuan soal hybrid mereka. Rencananya, pada IIMS 2017 mendatang, hybrid menjadi salah satu fokus TAM.

 

DSC_0032_2-004

 

Di Indonesia sendiri, Toyota Prius generasi ketiga sudah cukup lama beredar. Masih segar dalam ingatan, TAM juga memboyong Camry Hybrid dan Alphard Hybird. Namun, terkait dengan regulasi dan pajak di Indonesia, harga mobil berjenis hybrid melambung tinggi sehingga daya saingnya jadi lebih rendah.

 

“Mobil hybrid itu banyak keuntungannya. Pertama emisinya rendah atau ramah lingkungan, terus lebih irit bahan bakar, lebih smooth dan nyaman karena senyap, sama instant torque,” Ujar Ghandi Ahimsaputra, sebagai salah satu Product Knowledge TAM saat workshop teknologi hybrid Toyota di Suasana Resto, Setia Budi, Jakarta (23/2).

 

Bahkan menurut Ghandi, perawatan dari Prius terbilang lebih hemat dalam kondisi tertentu dibandingkan mobil mesin konvensional. Menurutnya, mesin konvensional pada mobil hybrid bekerja lebih sedikit ketimbang pada mobil konvensional bermesin satu. “Mahalnya ya itu, awalnya saja waktu beli,” tambah Ghandi.

 

Prestasi Hybrid Toyota di Indonesia

 

Sudah sejak 2007 TAM memasarkan mobil hybrid. Terhitung hingga medio Februari 2017 tercatat 1.473 unit Toyota Hybrid terjual di Indonesia. Sementara dalam penjualan secara global, lebih dari 10 juta unit hybrid berhasil dilepas ke pasaran.

 

DSC_0027_1-002

 

“Kalau di global sendiri total sudah 10,5 Juta unit atau gampangnya 10 Jutaan,” papar Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

 

Dari angka itu, Toyota Camry hybrid merupakan penyumbang terbesar, 90 persen, diikuti oleh Alphard hybrid, dan terakhir Prius. Jika melihat skala global, angka seribuan unit sangat kecil perbandingannya. Namun menurut Soerjo, angka itu sudah menjadi prestasi karena fokusnya bukan penjualan, melainkan pengenalan kelebihan mesin hybrid pada masyarakat Indonesia.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *