Toyota Calya Paling Laku, Bagaimana Nasib Datsun GO+ Panca?

Toyota Samarinda : Toyota Calya Paling Laku, Bagaimana Nasib Datsun GO+ Panca?

Nasib Datsun GO+ Panca

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) baru saja merilis data penjualan hingga Februari 2017. Data yang dikirimkan PT Honda Prospect Motor (HPM) ini, memaparkan fakta yang cukup unik, misalnya saja penjualan Toyota Calya yang menjadi penguasa pasar LCGC (Low Cost Green Car).

 

Pada data itu disebutkan, LCGC 7-Seater lansiran Toyota berhasil mendominasi segmen City Car+LCGC dengan penjualan wholesales 19.280 unit. Angka ini meninggalkan kompetitornya sangat jauh. Bukan bermaksud hiperbolik, tapi Datsun GO+ Panca hanya bisa berjualan sebanyak 522 unit.

 

Bahkan saudara seplatformnya, yang berasal dari pabrik yang sama, Daihatsu Sigra, tak mampu berjualan setengah dari Calya. PT Astra Daihatsu Motor hanya menjual 7.206 unit LCGC. Cukup ironis, padahal Calya berbagi basis dan hanya berbeda fitur saja dengan mereka. Calya dan Sigra tentu bukan kompetitor sejati, bukan cuma berasal dari pabrik yang sama, tapi baik Toyota dan Daihatsu toh bernaung di bawah atap Toyota Motor Corporation di global dan Grup Astra di Indonesia.

 

Datsun hadirkan edisi khusus lebaran di PRJ 2016

 

Kompetitor sejati Calya adalah Datsun GO+ Panca. Nah, untuk melihat faktor-faktor yang membuat penjualan Calya melejit jauh di atas kompetitornya, tak ada salahnya mengusut spesifikasi di balik keduanya.

 

Datsun GO+ Panca merupakan model yang meluncur perdana pada September 2013 di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS). Kala itu, Presiden Direktur Nissan Motor Corporation dan Datsun, Carlos Ghosn membuka selubung mobil kompak berkapasitas 5+2 ini. Varian terbawah pun dijual tanpa peranti headunit, hanya disediakan input Aux In dengan speaker dan antena. Minim fitur dan daya angkutnya memang terbatas.

 

Berbeda dengan kompetitornya, Calya memiliki komposisi angkut 7 penumpang dewasa. Bangkunya baris kedua juga memiliki kemampuan reclining dan sliding seperti baris pertama. Tak hanya itu, bangku baris keduanya bisa dilipat dengan cara yang lebih modern dari kompetitornya, yakni dengan one touch tumble.

 

Dashboard Calya modern

 

Di sektor keamanan, fitur airbagnya tersedia dua buah untuk penumpang depan. Seluruh bangkunya juga disiapkan safety belt. Fitur ini terdapat di semua tipe Calya.

 

Saat ini Calya dijual dengan harga mulai Rp 134,6 juta (OTR Jakarta). Datsun GO+ Panca dirilis seharga paling murah Rp 98,7 juta (OTR Jakarta).

 

Dengan harga yang jauh lebih murah, sebenarnya model ini sempat menjadi primadona di antara masyarakat yang membutuhkan LCGC dengan daya angkut penumpang banyak. Tapi bukan sekadar murah, sebab sejak 2013 hingga 2016 GO+Panca beredar, Calya memang belum muncul. Datsun GO+ Panca pun menjadi satu-satunya.

 

Calya baru diserahterimakan pada masyarakat medio 2016, kala ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) berlangsung. Beberapa pihak pun sempat menggadang-gadang bahwa Calya menggantikan posisi Avanza sebagai mobil sejuta umat. Prediksi ini nampaknya menjadi kenyataan, sebab penjualannya sudah mendekati Avanza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *