Tips Safety Driving Jangan Langsung Melaju Setelah Melintasi Banjir

Toyota Samarinda : Tips Safety Driving Jangan Langsung Melaju Setelah Melintasi Banjir. Di musim hujan ini, banyak daerah di kota-kota besar yang terkena banjir. Jalanan pun sering tergenang air dan mau tak mau Anda harus melintasinya. Meskipun melintasi banjir memang tidak disarankan oleh berbagai produsen mobil. Hal ini karena risiko mobil mogok akibat air yang dapat masuk ke dalam mesin.
afety Driving Jangan Langsung Melaju
Namun bila terpaksa, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika harus melintasi jalanan yang tergenang banjir ini. Ketika Anda melintasi banjir, sebaiknya tidak dalam kecepatan yang tinggi. Biasanya banyak pengendara yang berpendapat bahwa melaju dengan kencang akan menghindari air masuk ke dalam mesin mobil.
Padahal, anggapan ini salah karena mobil yang melaju kencang akan mendorong air naik ke atas kap. Air pun dapat masuk ke dalam mesin melalui saluran udara atau air intake.
Setelah melewati banjir, sebaiknya jangan melaju kencang. Soalnya, rem masih dalam kondisi basah dan berisiko tidak pakem. Pastikan untuk tidak langsung jalan kencang. Lakukan pengereman beberapa kali secara perlahan supaya rem kering dan bersih.
Hal yang sangat perlu anda perhatikan saat anda harus benar – benar nekat menerobos banjir yakni jangan panik. Lihat dan rasakan apakah mobil kita masih mampu untuk menembus kedalaman banjir tersebut ataukah mobil mulai mengapung dan bergeser. Jika ketinggian air banjir ini sudah melewati saluran masuk udara ke mesin atau kap mesin maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah mematikan mesin mobil, hal tersebut juga harus anda lakukan saat anda merasa bahwa air sudah masuk ke dalam mesin mobil atau sudah memberikan tanda bahwa mesin mobil akan mati. Mematikan mesin mobil sesegera mungkin itu di lakukan untuk meminimalisir resiko terjadinya water hammer.
Tak hanya itu, saat anda melewati banjir sangat di sarankan untuk sebisa mungkin melepas injakan kopling mobil. Hal ini di lakukan agar plat kopling menempel dan dapat melajukan mobil secara konstan. Jika terlalu sering menggunakan setengah kopling maka kemungkinan terbesar kopling mobil anda akan terbakar dan hal tersebut akan menaikkan putaran mesin.
Selanjutnya saat anda melawati banjir, di sisi depan mobil ini pasti menabrak air dan akan menciptakan gelombang. Dan gelombang ini akan bergerak maju searah dengan kecepatan tertentu serta dapat meninggalkan celah air yang lebih dangkal di bagian belakangnya. Yang perlu anda lakukan bukan mendahului gelombang tersebut, karena hal tersebut akan memperburuk keadaan mobil anda. Sebaiknya anda mengikuti saja di belakang arus tersebut. Anda juga harus menjaga mobil agar kecepatan mobil dengan gelombang sama, sehingga anda dapat melewati banjir dengan tetap selamat .
Nah, melintasi banjir ini memang tidak disarankan ya. Apalagi jika jalanan yang tergenang air cukup panjang. Jadi sebaiknya segera putar balik atau menggunakan jalur alternatif daripada harus menerjang banjir dan menempatkan kendaraan Anda pada risiko kerusakan.

Semoga dengan adanya artikel Tips Safety Driving Jangan Langsung Melaju Setelah Melintasi Banjir tersebut di atas bisa bermanfaat dan membantu Anda.

Sumber : http://www.otosia.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *