Suka Ngantuk Saat Nyetir Di Bulan Puasa, Atasi Dengan 4 Tips Berikut Ini

Toyota Samarinda : Suka Ngantuk Saat Nyetir Di Bulan Puasa, Atasi Dengan 4 Tips Berikut Ini.

Suka Ngantuk Saat Nyetir Di Bulan Puasa

Rasa Ngantuk di siang bolong memang selalu menghinggapi setiap orang yang sedang berpuasa tak terkecuali para pengendara mobil yang harus berkonsentrasi setiap waktu. Penyebabnya tak lain adalah umumnya orang yang menjalankan puasa mulai bangun sejak pukul 03.00 WIB melakukan rutinitas sahur, Sehingga wajar jika pola tidurnya mulai berubah dan terganggu tak seperti biasanya.

Namu demikian, memiliki rasa ngantuk bukanlah suatu alasan kepada setiap orang untuk berhenti melakukan aktivitas seperti biasanya, mulai pagi hingga sore, termasuk rutinitas menyetir mobil saat berangkat ataupun pulang kantor.

Nah agar konsentrasi mengemudi Anda tetap terjaga alias tidak terserang kantuk, sebaiknya lakukan penyesuaian seperti halnya tips yang diberikan Rifat Sungkar ( seorang pereli ) berikut ini.

  1. Selalu sedia air di dalam mobil

Pertama sebaiknya Anda selalu membawa air didalam mobil. Gunanya bukan untuk persiapan diminum , tapi untuk membasuh muka Anda untuk mengurangi rasa ngantuk ataupun lelah. Jadi para pengemudi tidak perlu repot berhenti mencari toilet untuk membasuh wajah.

  1. Matikan AC dan sedikit buka jendela

Untuk menghilangkan rasa ngantuk ketika berkendara, sebaiknya matikan AC mobil dan kemudian buka sedikit jendela kaca. Yang perlu Anda ketahui, bahwa mengantuk didalam mobil bisa saja terjadi karena sirkulasi udara didalam kendaraan tidak terlalu baik. Selain itu, biasanya kondisi kabin yang dingin pun dapat membuat badan terlalu nyaman ketika berkendara. Jika jendela sedikit terbuka, maka sirkulasi udara menjadi berubah dan sedikit dapat menghilangkan rasa kantuk.

  1. Perhatikan makanan ataupun minuman di malam hari

Atur pola makan yang baik, hindari mengkonsumsi hidangan berlemak jenuh ketika ingin melakukan perjalanan jauh, Karena hal tersebut akan menjadi pemicu rasa kantuk di siang harinya. Para pengemudi bisa mengganti cemilan berupa snack, buah, ataupun biscuit. Adapun untuk minumnya, sebaiknya hindari minuman yang memiliki kandungan kafein ataupun stimulant lain karena saat bereaksi minuman tersebut dapat mengganggu konsentrasi para pengemudi. Sebaiknya ganti minuman yang lebih menyehatkan yaitu air mineral.

  1. Berhenti setiap 2,5 jam mengemudi

Batas maksimal tubuh merasa nyaman dalam mengemudi kendaraan hanya 2,5 jam saja. Lebih dari itu kenyamanan tubuh Anda akan mulai lelah, sehingga mengakibatkan konsentrasi sedikit terganggu. Oleh karenanya lakukan peristirahatan setiap 2,5 jam mengemudi. Ketika berhenti, Lakukan juga beberapa gerakan ringan untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *