Rem Mobil Berdecit Mengganggu Telinga? Ini Dia Solusinya!

Toyota Samarinda : “Kenyamanan berkendara tidak hanya berasal dari bagian-bagian di dalam kabin mobil saja, seperti tempat duduk, AC, Rem Mobil dan setir mobil. Sebagai pengemudi yang baik, kita juga harus memperhatikan apakah mobil kita mengeluarkan bunyi-bunyi yang mengganggu telinga atau tidak.

Bunyi yang seringkali mengganggu adalah bunyi dari kampas kopling. Ketika kampas kopling sudah aus, suara ‘srek-srek’ akan langsung terdengar begitu mobil dijalankan. Suara ini akan datang dan pergi selama mobil berjalan.

Suara decitan yang mengganggu telinga ini adalah akibat dari piringan kampas kopling tidak rata. Permukaan cakram yang kerap mengalami benturan menyebabkan bunyi tak mengenakkan ketika bergesekan. Pasalnya, gesekan yang terjadi selama mobil berjalan membuat permukaan cakram semakin panas dan akan membuatnya mudah penyok.

Gangguan berupa bunyi seperti ini akan sangat mengganggu Anda dan pengendara lain di jalan. Selain itu, jika Anda tidak segera memperbaikinya, akan timbul masalah-masalah lain yang justru membuat mobil semakin rusak parah di kemudian hari.

Anda harus selalu memperhatikan bunyi mobil sebelum pergi kemanapun. Dengarkan baik-baik apakah ada suara aneh atau suara mendesis yang keluar ketika mobil masih dipanasi.

Apabila terdengar suara ‘srek-srek’, segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat untuk mendapatkan perbaikan. Timbulnya bunyi yang mengganggu telinga ini bisa diatasi dengan cara mengganti disc brake mobil Anda.

Selain mengganti disc brake, pengepresan cakram juga dapat menghilangkan suara bising dari mobil Anda. Cakram yang tidak standar akan menimbulkan banyak masalah pada mobil, jadi pastikan untuk membubut kembali cakram mobil Anda agar tak ada masalah-masalah lain yang bermunculan saat Anda berkendara.

Jangan sampai bunyi-bunyi yang mengganggu menemani perjalanan Anda!”

 

Sumber http://www.toyota.astra.co.id/ dan http://toyotadisamarinda.com/

Silahkan Share ...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *