Patuhi Aturan Berlalu Lintas, Jangan Berhenti Di Garis Berbiku – Biku Ini !

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Patuhi Aturan Berlalu Lintas, Jangan Berhenti Di Garis Berbiku – Biku Ini ! Sebagai pengguna kendaraan Toyota, Anda tentu diwajibkan untuk selalu berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan berhati-hati ketika menggunakan jalan raya. Namun, banyak sekali penggina roda empat yang belum paham benar soal aturan-aturan lalu lintas yang telah diberlakukan.

Jangan Berhenti Di Garis Berbiku - Biku Ini !
Namun, sayangnya tak sedikit pengguna jalan yang tidak mematuhi peraturan. Larangan-larangan yang dibuat dilanggar tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan yang lain. Larangan-larangan yang sering dilanggar antara lain menerobos saat lampu merah sudah menyala. Ada juga yang dengan sengaja melawan arus dengan alasan supaya lebih cepat sampai tujuan. Tak sedikit larangan yang dilanggar pengguna jalan tersebut menyebabkan kecelakaan.

Pada saat Anda sebagai pengguna jalan, tentu Anda ingin perjalanan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Untuk itu, Anda harus mematuhi peraturan yang ada di jalan. Jika Anda mematuhi peraturan, maka tak hanya Anda saja yang merasakan perjalanan yang nyaman, namun juga pengguna jalan yang lain.

Bagi pengendara pasti sudah terbiasa dengan rambu lalu lintas yang terdapat di sepanjang jalan. Dan bukan hanya berbentuk lampu, tulisan dan gambar yang diletakkan di samping jalan atau pertigaan. Rambu lalu lintas juga terdapat pada garis-garis yang terdapat pada jalan.

Banyak sekali rambu lalu lintas yang ada di negara kita. Rambu-rambu lalu lintas tersebut sering dinamakan dengan marka jalan. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan, marka jalan adalah suatu tanda yang berada dipermukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas

Walau warnanya sama dengan Yellow Box Junction (YBJ), tapi fungsi marka jalan ini berbeda. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 34 Tahun 2014 mengenai Marka Jalan, disebutkan bahwa Embargo parkir atau berhenti di jalan sebagaimana dimaksud di Pasal 39 huruf b, dinyatakan dengan garis berbiku – biku (bergerigi) berwarna kuning. Pengendara dilarang parkir ataupun berhenti di atas garis markah berbiku-biku ini.

Dengan kata lain, garis bergerigi berwarna kuning tersebut berarti dilarang parkir. Beberapa kota besar sudah mulai menerapkan markah berbiku-biku ini. Bagi Anda pengguna jalan, alangkah lebih baik memperhatikan markah tersebut dan menyebarkannya agar semakin banyak orang yang tahu.

Jadi berthati hatilah, dan sebarkan pengetahuan ini, karena belum banyak orang tahu. Agar tidak terjadi penilangan karena garis kuning ini karena ketidak tahuan. Pengendara harus mulai memahami arti dari garis marka berbiku-biku (bergerigi, red. Biku: arah garis yang naik turun dengan puncak dan dasar yang lancip, red).

Dasar Hukum :

Pasal 43 ayat (1) Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan yang menyebutkan bahwa larangan parkir atau berhenti di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 huruf b dinyatakan dengan garis berbiku-biku berwarna kuning. Pengendara dilarang parkir maupun berhenti pada garis marka berbiku-biku ini.

Jadi, jangan berhenti digaris kuning bergerigi, Anda bisa saja terkna tilang jika meletakkan kendaraan di marka kuning berbentuk gerigi tersebut. Karena ini merupakan tanda larangan parkir berbentuk garis.

Semoga dengan adanya artikel Patuhi Aturan Berlalu Lintas, Jangan Berhenti Di Garis Berbiku – Biku Ini ! tersebut di atas bisa bermanfaat dan membantu Anda.

Sumber : http://www.modifikasi.com, http://citizen6.liputan6.com

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *