Mendiagnosis Kerusakan Kaki-Kaki Mobil

Toyota Samarinda : Mendiagnosis Kerusakan Kaki-Kaki Mobil. Kaki-kaki mobil tak boleh terlewatkan ketika Anda sedang melakukan pemeriksaan pada mobil. Kerusakan jalan bisa berujung petaka bagi pemilik mobil. Pasalnya, kerja suspensi dan roda kian berat untuk meredam guncangan dari permukaan jalan yang tidak rata ini. Apalagi bila pengendara sedang apes alias tak mampu menghindar lubang jalan saat kecepatan cukup tinggi. Salah perlakuan, kerusakan kaki-kaki pun rentan terjadi.
Mendiagnosis Kerusakan Kaki-Kaki Mobil
Tak jarang pula komponen-komponen yang ada di bagian ini mengalami masalah, sehingga menurunkan performa mobil. Memang banyak orang yang langsung membawa mobil mereka ke bengkel untuk diservis setelah melakukan perjalanan mudik. Sebelum membawa mobil anda ke bengkel, anda dapat melakukan pengecekan pada komponen kaki –kaki mobil anda sendiri dengan cara yang praktis. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tahu bagaimana cara mendiagnosis kerusakan kaki-kaki mobil.
Sebagai komponen pertama yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan, tentu ban mobil wajib mendapat pemeriksaan awal. Perhatikan dinding dan permukaan ban terhadap kerusakan atau kemungkinan benjol akibat putusnya kontruksi kawat di dalam ban. Bila hal itu terjadi, tidak ada cara lain untuk segera mengantinya, lantaran putusnya kontruksi kawat di dalam ban sangat berbahaya bila tetap digunakan.
Sebelum melakukan pengecekan kaki-kaki mobil, Anda harus menyiapkan dongkrak sebagai alat bantu. Angkat roda menggunakan dongkrak, lalu pegang bagian kiri dan kanan ban. Coba goyangkan dengan menekan dan menarik bagian-bagian tersebut. Jika Anda mendengar bunyi besi beradu, besar kemungkinan tie rod mobil bermasalah.
Cara diatas adalah cara untuk memeriksa tie rod mobil. Sementara untuk memeriksa ball joint, Anda harus menggoyangkan ban mobil. Letakkan tangan diatas dan bawah ban. Jika ban terasa longgar, Anda harus mengganti ball joint mobil Anda.
Kali ini cara memeriksa bearing roda dimana Anda hanya cukup memutar ban searah jarum jam. Saat Anda melakukannya, pegang per dan rasakan apabila ada getaran atau terdengar suara berderit. Kedua hal itu menunjukkan bahwa bearing sudah aus atau kering.
Selain pemeriksaan bagian-bagian yang sudah disebutkan diatas, Anda juga wajib memeriksa karet bushing arm karena karet ini bisa getas atau tidak lagi fleksibel. Untuk memeriksa karet ini, Anda harus menurunkan mobil dari dongkrak lebih dulu.
Tekan mobil seolah sedang melewati jalan berlubang dan dengarkan suara berderit yang muncul. Apabila ada suara deritan, itu artinya karet tak lagi dalam kondisi prima, yang artinya harus segera diganti.
Selain itu, yang berikutnya adalah memeriksa ball joint. Pengecekannya dapat anda lakukan juga dengan menggoyangkan ban. Letakkan tangan di posisi atas dan bawah ban. Ball joint perlu diganti jika ketika anda menggoyangkannya, ban terasa longgar.
Bagian terakhir yang tak kalah penting adalah shockbreaker. Cara paling mudah dalam mendiagnosis kerusakan shockbreaker adalah melihat rembesan oli pada shockbreaker. Apabila Anda menemukan rembesan oli, maka Anda harus memperbaiki atau mengganti shockbreaker.
Alternatif lain dalam memeriksa shockbreaker adalah dengan menekan mobil. Shockbreaker yang masih oke tidak akan menyebabkan mobil naik-turun berlebihan.
Itulah beberapa tips untuk memeriksa kondisi kaki-kaki mobil anda. Selain setelah melakukan perjalanan jauh, tips tersebut dapat anda lakukan juga sebelum melakukan perjalanan jauh.
Sumber : www.otosia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *