Lampu HID Pada Mobil Toyota

Lampu HID (High Intensity Discharge) memang tengah menjadi trend baru di kalangan penggemar otomotif sebagai pengganti lampu utama mobil. Selain memang bentuknya yang lebih stylish, nyala lampu HID memang lebih terang ketimbang lampu biasa.

lampu HID 3 kali lebih terang daripada lampu bohlam biasa, dengan 2800-3000 lumen dan daya listrik 35 Watt. Sedangkan dengan daya lampu yang sama, lampu bohlam hanya mampu menghasilkan 700-1200 lumen. Harganya pun relatif mahal, yaitu berkisar Rp.1,5-2,5 juta, dikarenakan memang harga bahan bakunya yang tidak murah.

Cara kerja lampu HID memang berbeda dari lampu standar, karena gas Xenon yang ada di dalam lampu tersebut akan menyala jika dialiri listrik. Lain halnya dengan lampu bohlam yang menggunakan filamen (kawat pijar) sebagai pemicu gas halogen sehingga lampu bisa menyala.

Ada beberapa komponen seperti bohlam, reflektor, mika, dan kaca pada sistem lampu. Jika mengganti bohlam dengan HID berarti kita harus mengganti komponen lain yang sesuai agar nyala lampu HID bisa optimal.

Model projektor juga disarankan namun tetap perlu penyesuaian dengan komponen yang lain. Jika memang mobil anda sudah menggunakan headlamp model projektor seperti Toyota Rush, atau Toyota Vios terbaru, maka anda tidak perlu mengubah apa-apa.

Jangan memilih lampu dengan Watt yang besar karena bisa membuat flek pada reflektor yang disebabkan oleh suhu tinggi yang dihasilkan HID dan dapat membuat mika menjadi hitam. Jika dibiarkan akan membuat lapisan krom terkelupas dan membuat nyala lampu tidak fokus.

Nyala lampu yang terlalu terang tentu membahayakan pengendara yang lain atau yang berlawanan arah karena bisa membuat mata pengendara buta sesaat.

Maka dari itu disarankan mengarahkan headlamp agak kebawah agar meminimalkan resiko yang ada. HID warna kuning dengan temperatur 4300 Kelvin sudah merupakan ukuran standar seperti pada mobil Toyota Vios atau Toyota Alphard. Jangan lupa melihat garansi yang ditawarkan toko ketika memilih.

Mengganti lampu biasa dengan HID bukan hanya sekedar mengikuti trend, tetapi yang terpenting adalah fungsinya. Tentunya tanpa merusak mobil sendiri maupun membahayakan pengendara lain.

 

Sumber : http://www.toyota.astra.co.id/ dan http://toyotadisamarinda.com/

Silahkan Share ...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *