Kesalahan Berkendara Paling Biasa di Dunia

Toyota Samarinda : Kesalahan Berkendara Paling Biasa di Dunia.

Kesalahan Berkendara

Berkendara merupakan hal terbaik di dunia (tentu saja, setidaknya bagi pecinta mobil). Perasaan yang Anda dapatkan saat berada di balik kemudi dan memulai mesin, bergerak setelah hari yang melelahkan, membiarkan rambut Anda terurai sekaligus mengurai stres. Tapi bagi yang tidak terlalu menyukai mobil – berkendara tidak selalu menyenangkan. Jalan yang macet dan pengendara canggung yang membuat berkendara melelahkan, tidak dapat dinikmati dan seringkali tragis. Tapi pernahkah Anda berpikir – apa yang membuat berkendara tidak menyenangkan? Baiklah, hal ini adalah kesalahan berkendara biasa yang sering dilakukan oleh pengendara dan juga kita. Beberapa mungkin kedengaran tidak berbahaya, tapi beberapa kesalahan dapat membahayakan Anda dan orang tersayang Anda. Anda mungkin berpikir bahwa artikel ini ditujukan bagi para pengemudi amatir, tapi tidak, bahkan pengemudi yang paling berpengalamanpun sering melakukan kesalahan ini – yang sebenarnya dapat dengan mudah dihindari dan mengeliminasi resiko kecelakaan.

 

Kami di CarBay akan membagi 6 kesalahan berkendara yang paling banyak dilakukan yang sebenarnya dapat dengan mudah dihindari dengan sedikit peringatan selama berkendara. Teruskanlah membaca dan kami memastikan bahwa di akhir artikel ini, Anda akan menjadi pengemudi yang lebih baik.

 

signal

 

Kesalahan Sinyal:

 

Kita tidak pernah menekankan pentingnya memberikan sinyal yang benar saat berkendara. Tetap saja, ini merupakan kesalahan yang paling sering terjadi dan berlanjut tiap generasi. Jika Anda berpikir, hanya pengemudi yang baru belajar yang melakukan kesalahan ini. Biarkan kita menghapus mitos tersebut, bahkan pengemudi yang telah menguasai teknik melakukan kesalahan ini saat terburu-buru atau terganggu. Salah memberikan sinyal atau tidak menyalakan sinyal sama sekali mungkin terlihat tidak berbahaya tapi memiliki efek merugikan. Seringkali saat berputar atau mengganti lajur di jalan yang padat, kita tidak menyalakan indikator, kita dapat membingungkan pengendara lain yang datang dari belakang dan terkadang berujung tabrakan. Jadi, sangat penting untuk menyalakan sinyal dengan tepat.

 

turn

 

Teknik Berputar yang Buruk:

 

Memutar adalah sebuah seni, membutuhkan waktu bertahun-tahun latihan untuk menguasainya. Walaupun demikian, banyak dari kita melakukan kesalahan ini. Belajar memutar kendaraan Anda dengan tepat, menjadi sangat penting karena kesalahan yang satu ini dapat berujung kecelakaan yang mematikan. Sebelum mendekati tempat putaran – nyalakan lampu indikator Anda terlebih dahulu untuk memperingati pengemudi lainnya. Pelankan laju kendaraan Anda, tapi tidak perlu mencapai kecepatan 5mpj, lebih baik pertahankan kecepatan mobil Anda. Selain itu, pastikan Anda tetap berada pada lajur yang sama ketika membuat putaran.

 

mirror

 

Memposisikan Kaca yang Salah:

 

Saat berkendara, kita mungkin bisa saja hanya melihat ke depan dan berkendara lurus, tapi belajar untuk memposisikan kaca yang benar juga penting. Sebelum belokan, mengganti lajur, dan bahkan memarkir kendaraan Anda, kita sebaiknya mengecek apakah terdapat mobil di samping dan belakang. ORVM memegang peranan penting bagi hal ini. Anda tidak bisa hanya memutar leher Anda dan melihat ke luar jendela setiap saat. Oleh sebab itu, posisikan kaca spion Anda pada posisi yang benar karena hal ini dapat membantu Anda untuk mengetahui keadaan sekeliling tanpa memaksa Anda untuk memutar leher setiap saat.

 

light

 

Menggunakan Lampu yang Salah:

 

Jika Anda merasa berkendara dengan lampu yang terang setiap saat merupakan solusi terbaik, kemudian kami memaksa Anda untuk mengulang apa yang telah Anda pelajari sebelumnya saat mempersiapkan tes kemudi Anda dan membaca mengenai penggunaan lampu yang benar pada situasi yang berbeda. Berkendara dengan lampu terang tidak hanya merupakan kesalahan berkendara tapi juga memperlihatkan etika berkendara yang buruk. Menggunakan lampu depan yang benar dengan intensitas yang benar sangatlah penting. Saat berkendara di dalam kota, hindari penggunaan lampu terang sama sekali. Saat berkabut atau hujan, ganti menjadi lampu kabut dan ingat untuk gunakan lampu peringatan untuk memperingatkan pengemudi di belakang Anda. Bergantung pada waktu dan situasi, menambah atau mengurangi intensitas atau lampu depan kendaraan Anda.

 

distract

 

Terganggu:

 

Ini merupakan kesalahan yang paling biasa, sangat mudah dihindari dan tidak perlu usaha sama sekali. Tapi Anda mungkin akan terkejut untuk mengetahui bahwa 80% total kecelakaan terjadi karena pengemudi yang terganggu. Berkendara sambil berbicara di telepon, SMS, makan atau mengoperasikan konsol multimedia, bahkan berbicara pada penumpang merupakan kesalahan pengemudi yang dapat merugikan di jalan raya. Cobalah untuk menghindari kesalahan ini. Selain itu, saat perjalanan jauh, jika Anda merasa pusing atau tidak bisa fokus pada kemudi Anda, kami menyarankan Anda untuk istirahat dan kembali lagi saat Anda sudah lebih sadar. Satu kesalahan dalam kecepatan tinggi dapat menjadi fatal, jadi lebih baik Anda fokus saat berkendara.

 

rbrb_0423

 

Mempercepat Laju Kendaraan:

 

Kita semua telah membaca, mendengar, dan mengetahuinya selama bertahun-tahun, tapi kita masih saja melakukan kesalahan saat mempercepat. Berkendara secara agresif dan ugal-ugalan saat kita terlambat ke kantor atau mengejar sebelum lampu berubah merah atau hanya karena jalan yang kosong, bukanlah sebuah pilihan, bahkan jika Anda pikir Anda dapat mengendalikannya. Berkendara dengan cepat meningkatkan resiko kecelakaan dan resiko tidak penting yang dapat Anda ambil, hanya untuk memberikan Anda beberapa menit. Jangan pernah mempercepat, terutama jika melewati area perumahan. Bahkan di jalan kosong yang Anda bahkan tidak tahu apa yang ada di belokan selanjutnya. Selalu ingat, jalan raya bukanlah trek balap – jadi jika Anda ingin menyalurkan kehausan Anda akan fast and furious, lakukanlah di tempat lain.

One comment

  • Slow_down

    dan ada pun point penting selain point diatas adalah :

    – berakselerasi secara halus ketika start(tidak terburu-buru)
    – tidak merasa terintograsi oleh pengemudi samping serta belakang,
    – dan tidak mudah terpancing oleh gerak – gerik pengendara didepan, serta bersikap tenang.

    adalah dasar kemudi untuk melatih mental, beserta ketenangan dalam mengemudi.

    karna mengemudi dalam kondisi psikologis dan mental baik itu lebih diutamakan dalam menciptakan keharmonisan dijalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *