Kenali Tanda-Tanda Alternator Anda Sedang Bermasalah dengan Cara Ini

Toyota Samarinda : Kenali Tanda – Tanda Alternator Anda Sedang Bermasalah dengan Cara Ini.
Kenali Tanda-Tanda Alternator
Mungkin Anda jarang mendengar salah satu komponen kendaraan yang penting ini. Meski jarang dikenal, namun komponen ini ternyata memiliki fungsi yang sangat penting bagi kendaraan Anda. Yah, nama komponen ini adalah alternator yang memiliki fungsi sebagai pengonversi tenaga gerak menjadi listrik.  Alternator atau yang jamak dikenal dengan dinamo ampere adalah komponen mobil yang punya peranan cukup penting. Alternator adalah komponen yang bisa dibilang penting karena komponen ini akan memberikan daya listrik ke seluruh aksesoris kendaraan, seperti lampu dan penerangan odometer, sekaligus mengisi aki tetap penuh agar dapat menghidupkan mobil.

Hampir seluruh komponen listrik dan mesin membutuhkan alternator seperti kipas pendingin mesin, komponen sistem injeksi bahan bakar, power steering, lampu, dan wiper. Alternator akan membantu mengerakkan semua sistem tersebut dan tetap sekaligus meminimalkan fungsi baterai.
Tanpa alternator yang berfungsi normal, baterai mobil mungkin hanya dapat menyala kurang dari 30 menit. Setelah tenaga baterai habis karena beberapa komponen di atas tidak mendapat suplai kelistrikan dengan baik, maka mobil Anda pun akan mogok.
Meski jarang diperiksa secara rutin, namun alternator juga harus diperhatikan karena dapat mengalami kerusakan. Untuk mengetahuinya, terdapat beberapa cara dan gejala yang dapat diketahui dengan mudah.
Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan memperhatikan indikator peringatan pada odometer. Alternator biasanya akan dilambangkan dalam bentuk baterai atau aki. Memang lampu ini bisa saja mengindikasikan adanya permasalahan pada aki. Namun, apabila tidak ditemukan permasalahan pada aki, besar kemungkinan alternator Anda bermasalah.

Lalu, kenali juga gejala lainnya yang berupa kinerja lampu depan yang tidak stabil. Apabila di malam hari Anda merasa lampu kendaraan meredup, terlalu terang atau bahkan berkedip, bisa jadi alternator penyebabnya.

Kemudian, mungkin akan timbul suara atau bau yang tidak sedap. Untuk dapat bekerja, alternator dihubungkan dengan mesin menggunakan belt. Apabila posisi belt ini tidak selaras, risiko kerusakan pada komponen alternator dapat terjadi, sehingga menimbulkan kedua hal di atas.
Pada saat baterai atau aki diganti, akan tetapi aki selalu tekor dan tidak mampu untuk menjalankan starter, maka hal ini diakibatkan oleh kurangnya tegangan output yang dihasilkan atau lemahnya tegangan pengisian alternator.
Ciri-ciri tanda alternator selanjutnya yaitu pada alternator akan menghasilkan bunyi. Ya, tentu saja hal tersebut mengidikasikan bahwa alternator telah rusak sehingga akan menimbulkan bunyi suara yang bising dari alternator itu sendiri. Perlu Anda ketahui juga bahwa bunyi tersebut disebabkan oleh putusnya dioda rectifier alternator.
Gejala yang paling mudah dikenali adalah aki mobil yang habis lebih cepat dari biasanya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, alternator berfungsi menghasilkan listrik untuk mengisi daya aki. Apabila Anda baru mengganti aki mobil lalu kemudian tidak dapat menyalakan mobil, maka kemungkinan besar alternator telah berhenti bekerja cukup lama.

Semoga dengan adanya artikel Kenali Tanda-Tanda Alternator Anda Sedang Bermasalah dengan Cara Ini tersebut di atas bisa bermanfaat dan membantu Anda.

Sumber : http://www.otosia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *