Kenali dan Ketahui cara Kerja Mesin Injeksi

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Kenali dan Ketahui cara Kerja Mesin Injeksi.

cara Kerja Mesin Injeksi

Jika jaman dahulu Anda mengenal mesin dengan sistem kaburator, kini dengan semakin berkembangnya jaman terkhusus di dunia otomotif muncul pengganti mesin karburator yang Anda kenal dengan sebutan mesin injeksi.

Mobil dengan penggunaan sistem ini sedang menjadi perhatian besar pabrikan-pabrikan mobil dunia karena banyak sekali manfaat yang bisa didapat mesin injeksi terutama klaim yang dapat membuat irit konsumsi bahan bakar pada mobil itu sendiri.

Jika Anda mempunyai mobil bermesin injeksi ada baiknya lebih teliti misalkan ketika mulai merasa tarikan mobil Anda sudah tak seperti biasanya.

Salah satu contoh ketika AC dinyalakan rpm nampak menurun, atau saat Anda merasa konsumsi bahan bakar mobil menjadi boros.

Hal inilah yang dinamakan gejala-gejala awal masalah pada mesin injeksi. Penjelasan lengkap seputar masalah ini seperti diutarakan Amsuri Johan, mekanik bengkel.

“Kalau buat mesin injeksi kurang perawatan biasanya throttle body jadi kotor akibatnya kalau lama tidak dibersihkan akan kotor. Akibatnya lagi bila Anda menghidupkan AC dia akan ngedrop RPMnya akhirnya mesin jadi pincang, gejala lainnya tarikan tenaga juga jadi kurang. Untuk konsumsi bahan bakar otomatis juga terpengaruh karena kalau tarikan kurang ya otomatiskan Anda injek gas akan lebih dalam,” katanya.

Namun dengan adanya gejala- gejala tersebut Anda jangan langsung berputus asa kami akan membagikan beberapa tips mengenai mengatasi mesin injeksi agar tidak bermasalah.

Yang pertama Anda lakukan yaitu langsung tune up mesin misalkan membersihkan filter bensin yang sudah kotor atau jika terlalu kotor, ada baiknya untuk Anda ganti dengan yang baru.

Kemudian filter udara juga harus dibersihkan dengan tekanan udara yang tinggi atau jika terlalu kotor lebih baik di ganti.

Jika kilometer menunjukkan angka tinggi hal ini juga mempengaruhi tarikan. Amsuri mengatakan, “Yang pertama tuh jelas tune up meliputi filter bensin dan filter udara , terus kalau kilo meternya tinggi itu akan kuras bahan bakar,” katanya.

Mobil bersistem injeksi saat ini memang dikenal dengan irit bahan bakar serta tidak terlalu rumit seperti dahulu berbeda dengan penggunaan karburator yang membuat konsumsi bahan bakar mobil Anda terasa sedikit boros.

Mesin injeksi tidak hanya ditemukan pada mobil-mobil pribadi atau umum namun terdapat juga pada mobil-mobil sport, justru penggunaan sistem injeksi pada mobil sport dapat membantu produksi tenaga menjadi lebih maksimal.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *