Kalah Bersaing, Toyota Stop Produksi di Australia

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Kalah Bersaing, Toyota Stop Produksi di Australia.

Toyota Stop Produksi di Australia

Kabar mengejutkan datang dari Toyota. Pabrikan terbesar di Jepang ini kabarnya menghentikan produksi mereka di Australia Oktober 2017 mendatang. Akibat penghentian produksi ini, ribuan pekerja di pabrik Toyota yang ada di Altona terpaksa dirumahkan

 

Toyota secara bertahap melakukan penghentian produksi mobil mereka di negeri Kangguru. Pada Agustus mendatang, Aution dihentikan produksinya dilanjutkan Camry Hybrid pada September dan terakhir Camry bermesin bensin pada Oktober. Hingga pada 3 Oktober 2017, pabrik Toyota itu benar-benar berhenti produksi model apapun.

 

Seperti diberitakan Skynews, Toyota memindahkan kantor pusat mereka di Melbourne. Di kantor itu mereka hanya mempekerjakan 1.300 pegawai, sehingga ada 2.600 pegawai yang terpaksa diberhentikan.

 

Meski menghentikan ribuan pekerjanya, namun Dave Buttner, Presiden Toyota Australia bilang, pihaknya tidak begitu saja melupakan para pekerjanya. “Kami berkomitmen mendukung para pekerja melalui transisi baik dari dalam maupun luar,” papar Buttner.

 

Sementara dinukil dari abc.net, Buttner menyatakan telah mempersiapkan masa depan yang baik bagi para pekerjanya saat ini.

 

“Kami sangat bangga dengan sejarah pabrik ini, yang telah berjalan dalam waktu 50 tahun. Maka meski menghentikan produksi pada Oktober nanti, pekerja kami berkomitmen tetap memproduksi kendaraan dengan kualitas terbaik,” jelas Buttner.

 

Kabar terkait penghentian produksi Toyota di Australia ini, sebenarnya bukan hal baru. Berita ini sudah terdengar sejak 2014 silam. Toyota menganggap, persaingan sengit serta tingginya nilai tukar mata uang Australia, menjadi alasan pihaknya menutup pabrik.

 

Sebelumnya, Ford dan anak perusahaan General Motors, Holden, juga melakukan hal sama, menghentikan produksi mobil di Australia. Padahal, bila dilihat dari hasil penjualan yang dilaporkan The Australian Federal Chamber of Automotive Industries’ VFACTS, periode Januari hingga Oktober 2016, penjualan Toyota menguasai market share hingga 17,5%. Sementara total penjualan mobil di negeri itu mencapai 980.433 unit pada periode itu.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *