Inilah Penyebab – Penyebab Mobil Bergetar

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Inilah Penyebab – Penyebab Mobil Bergetar. Mobil yang cukup tua biasanya akan muncul beberapa masalah dan ketika mobil sedang bermasalah, banyak gejala-gejala yang muncul saat mobil digunakan.
Mobil Bergetar

Salah satu gejala yang sering dijumpai adalah mobil bergetar ketika melaju di kecepatan yang lumayan tinggi.

Getaran yang terjadi pada mobil bisa dikategorikan sebagai hal yang tak wajar, maka sudah seharusnya mobil dibenahi agar masalah tidak menjalar kebagian-bagian lain. Sebenarnya apa penyebab utama mobil bergetar ? Mungkin kita akan bertanya atau membawanya ke bengkel untuk mencari penyebabnya. Namun sesungguhnya anda dapat mengembangkan feeling untuk mendiagnosis masalah mobil yang relatif umum ini.

Mendiagnosis masalah mobil pada tahap awal mungkin tampak rumit,tetapi harus diingat bahwa hal ini justru sering kali menyelamatkan anda dari kesulitan yang lebih besar(biaya perbaikan besar).

Adanya masalah pada ban menjadi salah satu penyebab yang paling sering ditemukan. Ban yang tidak seimbang atau keausan ban yang tidak merata menjadi penyebab mobil bergetar ketika digunakan. Getaran akan terasa saat Anda menyetir dibawah kecepatan 80-90 km/jam.

Tekanan udara yang berbeda pada ban juga menjadi penyebab mobil bergetar. Shock breaker akan bekerja lebih berat dalam keadaan tekanan udara ban yang berbeda sehingga akhirnya merembet pada system kemudi mobil. Berikut beberapa hal utama dari masalah ban yang dapat membuat kendaraan anda bergoyang atau bergetar:

  • Bergetar pada kecepatan tertentu – membutuhkan keseimbangan ban(balancing)
  • Tapak ban sudah tipis atau tidak rata – memerlukan penggantian ban
  • Keausan ban tidak merata – membutuhkan rotasi ban
  • Ban “keluar dari putaran” and putaran menyimpang – memerlukan penggantian ban

Namun kadang-kadang penyebabnya bukanlah ban, melainkan karena roda atau pelek yang sudah tidak center.Maka selalu berhati-hatilah ketika melintasi jalan berlobang,karena akan merusak roda atau pelek mobil anda.

Penyebab lainnya adalah mesin tidak mendapat pasokan bahan bakar yang sesuai, system kelistrikan dan kompresi yang bermasalah, atau kopling yang habis dan juga setelan mesin yang tidak tepat membuat getaran mobil terasa. Gejala getaran yang merupakan indikasi adanya masalah pada mesin adalah sebagai berikut:

  • Bergidik atau menyentak terjadi saat akselerasi.
  • Bergetar,atau gemuruh” dalam rentang kecepatan tertentu.
  • Mobil mulai berjalan dan sementara waktu tampak normal,tetapi kemudian mulai terjadi goncangan.

Gejala-gejala ini dapat menandakan bahwa sudah waktunya untuk mengganti 1 set busi.Jika colokan baik-baik saja, bisa jadi kabel busi perlu diperiksa atau dengan menggantinya.

Anda bisa membawa mobil kebengkel untuk memeriksakan busi dan melakukan penggantian jika busi memang bermasalah. Filter udara dan filter bahan bakar juga tak boleh dilupakan. Gantilah kedua filter tersebut secara rutin sesuai rekomendasi pabrik agar performa mobil ciamik.

Rem yang bermasalah juga bisa menyebabkan mobil bergetar. Untuk masalah ini, mobil akan terasa getarannya saat Anda menginjak rem. Biasanya masalah terletak pada cakram rem dimana cakram sudah aus atau tidak presisi pada tempatnya. Piringan rem bisa bengkok atau berubah dari bentuk seharusnya karena beban kerja,atau overheating yang muncul karena pengereman keras.

Pada kondisi ini kaliper dan bantalan rem yang menjepit piringan rem yang membuat mobil berhenti tidak bisa mendapatkan pegangan yang sempurna pada pada piringan.Dan karena itulah getaran timbul.

Jika rem menjadi penyebab mobil bergetar, Anda direkomendasikan untuk mengganti cakram rem. Selain cakram, kampas rem yang berkualitas buruk akan membuat pengereman buruk. Jadi, sebaiknya gunakan kampas yang berkualitas tinggi untuk menghindari mobil bergetar ketika digunakan.

Sumber : www.liputan6.com/otomotif, https://www.oto.com

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *