Cara Merawat dan Mengganti Wiper

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Cara Merawat dan Mengganti Wiper.

Merawat dan Mengganti Wiper

Kaca depan mobil atau windshield selain berfungsi sebagai penepis angin juga merupakan media pendukung visibilitas dalam berkendara. Apabila kaca tersebut kotor dan bernoda, pandangan tentu akan terganggu yang menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan membahayakan. Pada titik itulah fungsi wiper menjadi sangat penting sehingga tidak bisa disepelekan begitu saja.

 

Kinerja wiper yang buruk akan menjadi gangguan saat mengemudi, khususnya saat musim hujan tiba. Karet wiper yang sudah rusak, mengeras dan getas menyebabkan usapan air tidak maksimal, bahkan berpotensi menimbulkan goresan pada kaca mobil. Lalu bagaimana cara agar wiper mobil tetap dalam kondisi prima? Simak tips mudah merawat wiper dan cara mengganti wiper berikut ini.

 

Hindari Panas Dari Kaca

 

Hindari panas pada wiper
Hal pertama dan merupakan yang paling mudah dalam merawat wiper adalah dengan membiasakan mengangkat wiper dari kaca saat mobil harus diparkir di tempat yang langsung terpapar terik sinar matahari. Panas dari matahari akan meningkatkan temperatur suhu pada permukaan kaca yang kemudian akan diserap oleh karet wiper. Bayangkan jika karet dipanaskan terus-menerus, tentu menjadikannya cepat rusak.

 

Membersihkan Karet Wiper

 

Kemudian, Anda juga dianjurkan membersihkan karet wiper secara berkala walaupun jarang digunakan. Caranya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama. Sediakan alkohol kemudian bubuhi pada kain halus berwarna cerah. Bagian kain yang mengandung alkohol kemudian diusapkan pada permukaan karet secara searah memanjang. Lakukan beberapa kali dan Anda bisa melihat noda hitam menempel pada kain. Alkohol akan membersihkan kotoran dan minyak yang menempel pada karet sekaligus mempertahankan elastisitasnya. Perlu diingat, hanya bagian permukaan karet saja yang perlu Anda usap karena pada tepian karet wiper biasanya terkandung senyawa kimia yang bertugas menjaga kekenyalan atau fleksibilitas karet.

 

Ketahui Kondisi Wiper

 

Kondisi wiper
Untuk mengetahui kondisi kesehatan karet wiper, Anda bisa memastikan bahwa permukaan karet yang menempel pada kaca dapat bergerak ke arah yang berlawanan saat menyeka. Bisa dikatakan bahwa kondisinya masih lentur dan fleksibel. Kemudian, Anda juga bisa meraba permukaan karet untuk mendeteksi kondisi karet wiper. Apabila kondisi karet wiper sudah kaku, keras, atau permukaannya kasar, sudah saatnya Anda mengganti wiper.

 

Mengganti Wiper

 

Dalam mengganti wiper, ada dua hal yang bisa Anda lakukan. Pertama, Anda ganti satu set utuh wiper, termasuk karet dan bilah dudukan karet atau yang kedua cukup mengganti karetnya saja. Jika mengganti satu set, Anda perlu memperhatikan jenis dari wiper serta ukurannya, yang bisa Anda tanyakan pada penjual aksesoris aftermarket. Kemudian, saat menggantinya sendiri pastikan Anda mempelajari mekanisme dan mengingat posisinya. Jika tidak mau repot, Anda bisa meminta untuk dipasangkan saat membeli set wiper.

 

Alternatif kedua adalah cukup dengan mengganti karetnya saja. Cara ini merupakan cara hemat karena harganya tidak semahal ketika Anda menggantinya satu set. Jika kesulitan menemukan karet yang sesuai di penjual aftermarket, Anda bisa coba mengunjungi bengkel resmi dan menanyakan ketersediaan karet wiper untuk mobil Anda.

 

Tips mengganti wiper

 

Sebagai catatan, kaca depan perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum memasang wiper baru dan sebaiknya Anda mengganti semua wiper sekaligus, termasuk wiper belakang, ketimbang satu-persatu. Hal tersebut dimaksudkan agar kinerja wiper keseluruhan menjadi lebih optimal.

 

Pilihlah wiper dengan karet yang berkualitas atau tidak ‘murahan’ karena wiper berkualitas tentu akan lebih awet dan bekerja lebih baik. Usia pakai rata-rata wiper mulai dari enam bulan hingga maksimal setahun. Jadi, jika usia karet wiper Anda sudah melewati anjuran waktu tersebut, jangan ragu untuk segera menggantinya dengan yang baru.

 

Isi Kembali Cairan Penyemprot Kaca

 

Cairan pembersih kaca
Cairan penyemprot kaca juga membantu kinerja wiper menjadi lebih maksimal sehingga harus turut Anda perhatikan. Jangan sampai tangki penyimpanan kosong serta gunakan cairan produk khusus untuk penyemprot kaca. Jangan gunakan campuran sabun sembarangan karena berpotensi menimbulkan masalah seperti kaca berdecit atau kaca menjadi terlalu licin sehingga kinerja wiper kurang optimal. Hindari juga pemakaian wax pada kaca depan, yang juga akan menghambat kinerja dari wiper.

 

Apabila saluran penyemprotan macet atau tidak berfungsi optimal, coba bersihkan menggunakan peniti, jarum, atau klip kertas. Cukup colok pada lubang kecil penyemprot untuk membersihkannya. Cara tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengatur arah semprotan sehingga cairan akan mendarat di kaca yang dilalui oleh wiper.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *