Cara Hindari Jalan Berlubang di Waktu Hujan

Toyota Samarinda : Cara Hindari Jalan Berlubang di Waktu Hujan. Berkendara di bawah kondisi hujan terkadang memiliki resiko tersendiri. Salah satunya adalah ketika menerobos sebuah lubang yang terendam genangan air. Teledor sedikit, kaki – kaki mobil Anda dapat menjadi korban atau bahkan nyangkut dilubang.

Hindari Jalan Berlubang di Waktu Hujan
Hujan yang turun memang sedikit menghalangi pandangan baik melalui kaca depan ataupun kondisi jalanan yang tergenang air. Oleh karena itu, pengendara harus lebih waspada terutama bagi mereka  yang menempuh jalan yang memiliki banyak berlubang.

Jalan berlubang akan semakin parah kondisinya setiap musim hujan.Kedalaman lubang pun beragam . Ada yang masih tahap wajar atau bisa dilalui, ada juga yang berbahaya , karena bisa merusak mobil, atau bahkan membuat mobil tak terkendali. Nah berikut ini adalah tips untuk menghadapi jalan yang berlubang.

Tips yang pertama adalah pusatkan konsentrasi pada jalan yang akan Anda lewati. Jadi jika Anda melihat sedikit cekungan dengan air menggenang Anda dapat menghindarinya dengan timing yang pas. Anda juga dapat bermain aman dengan melewati rute yang sudah Anda kenal dan sering lewati. Dengan begini Anda akan tahu bagian mana yang aman untuk roda Anda lintasi atau tidak. Jika Anda memilih untuk lewati rute yang belum Anda ambil sebelumnya, Anda dapat berhati – hati dengan  kurangi kecepatan laju mobil Anda. Dengan begini Anda akan memiliki cukup waktu dan ruang untuk menghindari lubang di rute tersebut.

Anda juga dapat mengantisipasi masuk dalam jalan berlubang dengan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan mobil Anda. Dengan ini Anda dapat menghindari lubang yang tertutup oleh badan mobil di depan.  Selain itu Anda juga dapat melihat pergerakan mobil depan dan menggunakan posisi yang sama di belakangnya jika pengendara depan terlihat berkendara dengan mulus di jalan.

Selain itu berikan jarak pandang yang cukup dengan kendaraan di depan, sehingga kondisi jalan di depan lebih terlihat dengan lebih luas Ini untuk menghindari hal-hal yang tak terduga dan mempunyai kesempatan untuk mengantisipasinya. Dengan menjaga jarak aman dengan kendaraan yang di depan, kita bisa melihat jalan di depan dan bisa mencontoh kendaraan yang di depan tersebut, jika ada lubang bisa menghindari dan tidak ikut terjeremus ke dalam lubang.

Pilihlah rute yang aman dan bebas macet. Sebisa mungkin hindari rute dengan kondisi jalan rusak parah dan sering macet. Hal ini bisa menambah stress saat berkendara dan mengganggu konsentrasi Anda. Ada baiknya jika tidak melalui jalan seperti itu dan memilih jalan alternatif.

Untuk pengendara mobil, pastikan lampu depan atau lampu utama dan kaca depan mobil anda dalam kondisi baik. Ini sangat mempengaruhi jarak pandang saat berkendara. Apalagi berkendara pada malam hari lebih berbahaya karena pencahayaan kurang dan lubang kadang tidak terlihat.

Dengan kondisi sekeliling yang aman, pengereman dilakukan sebelum roda menginjak lubang jalan. Lalu biarkan mobil melintasi lubang tanpa pengereman. Namun cermati jika di sekitar lubang banyak kerikil, tingkat pengereman dikurangi. Hal ini untuk menghindari mobil menggelosor tak terkendali.

Sumber :  http://tips.autobild.co.id, http://www.autobild.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *