Bunyi Klakson jadi Lemah? Inilah Penyebabnya

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest
Toyota Samarinda : Bunyi Klakson jadi Lemah? Inilah Penyebabnya. Fungsi utama dari klakson adalah sebagai peringatan untuk pengemudi lainnya. Klakson memang didesain secara khusus untuk tahan dalam berbagai kondisi alam. Bagian kendaraan ( mobil atau motor ) yang sebenarnya cukup penting namun jarang diperhatikan pemakainya. Yaitu klakson. Sebab banyak pengendara yang beranggapan, meski jalan tanpa klakson-pun tidak akan apa-apa. 
Bunyi Klakson jadi Lemah
Kecelakaan lalu lintas beberapa dikarena tak berfungsinya klakson. Hal ini dikarenakan dengan tidak adanya klakson, biasanya pengendara di depan tidak tahu jika di belakangnya ada kendaraan lain yang akan melintas.
Para pengguna kendaraan jarang memperhatikan klakson, sebab dalam penggunaannya, klakson memang jarang sekali rusak. Sebab disamping pemakaiannya tidak terus menerus, benda ini juga tidak termasuk komponen kendaraan yang bergerak ( yang lebih berpotensi rusak ). Namun demikian, seperti komponen lainnya, klakson tetap saja bisa ngadat atau tidak berbunyi.
Klakson juga bisa rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Meskipun memang jarang terjadinya klakson rusak, namun beberapa kasus klakson jadi tak mengeluarkan bunyi. Kalaupun berbunyi, bunyi akan jadi sangat lemah. Jika memang sudah begini, fungsi klakson sudah tidak maksimal lagi. Sebenarnya apa yang menyebabkan klakson ini rusak sampai tidak bisa dibunyikan lagi?
Berdasarkan pada Ali, seorang service advisor di sebuah bengkel resmi, banyak sekali penyebab terjadinya kerusakan pada klakson. Kerusakan ini bisa hal sepele sampai fatal. Mulai dari komponen yang rusak ataupun bisa juga aliran listik yang terputus.
Ada dua ciri yang bisa dilihat, yang pertama jika klakson berbunyi tanpa jeda, hal ini biasanya disebabkan karena kerusakan pada relay. Arus listrik yang masuk secara tidak teratur juga bisa membuat membran terus bergetar dan lama-kelamaan akan rusak.
Ciri yang kedua, jika bunyi klakson terdengar lemah itu bisa jadi disebabkan oleh bagian dalam berupa membran mengalami robek. Tidak hanya robek saja, membran di dalam klakson yang kendur juga bisa menyebabkan bunyinya sangat lemah.
Ali menambahkan jika klakson sebenarnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Jadi bisa disimpulkan, jika klakson tidak berbunyi karena aki-nya habis atau memang sudah rusak. Jika sudah rusak penangananya sangat simple sekali, hanya perlu untuk diganti saja.
Meski pada penggunaannya klakson membutuhkan daya yang cukup tinggi, kasus induksi pada kawat (kawat lilitan lemah) agak jarang terjadi.
Tapi tetap bisa terjadi karena kawat terluka ( pernah dibuka sebelumnya ) atau karena umurnya yang memang sudah cukup tua, sehingga lapisan pelapis kawat sudah mulai terkelupas. Terjadinya induksi dapat menyebabkan klakson lemah bunyi atau bahkan mati.
Pada kasus paling parah, klakson mati total. Hal ini bisa disebabkan karena kawat lilitan putus, kerusakan pada magnet, plat dan atau metal kontaktor yang patah.  Bila penyebabnya seperti ini, bunyi klakson tidak bisa diperbaiki sendiri, kecuali dengan mengganti bagian klakson yang telah rusak tadi.
Dengan memperhatikan sebab-sebab kerusakan klakson di atas, maka untuk memperbaiki klakson yang tidak bunyi atau lemah bunyi dapat dirunut dari sana.  Jika klakson tidak bunyi atau lemah bunyi, coba perbaiki sendiri
Sumber : http://otomotif.news.viva.co.id
Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *