Benarkah Powerbank Meledak Karena Disimpan Dalam Mobil

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Benarkah Powerbank Meledak Karena Disimpan Dalam Mobil.

Powerbank Meledak Disimpan Dalam Mobil

Beberapa hari yang lalu sempat heboh dengan adanya berita yang beredar, mengenai powerbank meledak didalam mobil. Isu yang beredar bahwa penyebab utama dari terbakarnya mobil tersebut, karena adanya powerbank didalam mobil.

Pada normalnya, penggunaan powerbank didalam mobil tidak akan membuat mobil terbakar. Jika faktor utama tidak timbul dari adanya human eror, maka kejadian tersebut tidak akan terjadi.

Tidak dianjurkan untuk menggunakan, maupun mengisi powerbank, secara berlebihan. Namun saat ini ada beberapa merek powerbank yang mempunyai teknologi, akan berhenti melakukan cash meskipun kabel masih menancap.

“Sebenarnya pemakaian yang berlebihan, mengakibatkan powerbank menjadi panas. Dalam kondisi panas, hal yang sering terjadi pertama kali pada powerbank, akan mengembung. Setelah kejadian itu, powerbank bisa menimbulkan letusan yang dapat mengakibatkan kebakaran,” Ujar Herry SW, konsultan ponsel, sekaligus pemilik blog Ponselmu.com

kondisi yang berlebih penggunaan pada powebank, meliputi pengisian yang lama, arus yang tidak stabil, serta pengisian powerbank, yang bersamaan dilakukannya pengisian pada handphone.

Faktor – faktor yang berakibat munculnya kebakaran

Powerbank

1 Tidak disarankan untuk meletakan powerbank di atas dashboard mobil, saat mobil diparkir dibawah sinar matahari. Suhu panas naik, sebagai pemicu utama terjadinya kebakaran. Kemungkinan besar, bisa terjadi pada powerbank yang murah alias ‘KW’.

Karena bahan sel, penutup, serta komponen didalamnya dibuat dengan kwalitas dibawah standar. Sehingga disarankan untuk membeli powerbank dengan harga sedikit lebih mahal, namun memiliki tingkat keamanan yang lebih.

2 Pengecasan apapun dengan adapter lighter mobil, sebenarnya tidak dianjurkan. Kecuali dalam keadaan darurat. Baik powerbank, handphone, ataupun segala jenis alat elektornik lainnya.

Buruknya rangkaian pengaman baterai, membuat arus listrik tidak terputus ketika daya baterai sudah penuh. Hal ini berakibat powerbank menjadi panas, baterai mengembung, menimbulkan percikan api yang bisa terbakar.

3 Arus listrik yang dialirkan melalui pengisian mobil, tidaklah stabil. Voltase yang dihasilkan, terkadang melibihi batas arus listrik mobil yakni 12 volt.

Dinamo pengisian yang berputar mengikuti putaran mesin, terkadang menghasilkan tegangan mancapai 13.4 Volt. Hal ini yang membuat adapter menjadi tidak stabil saat dilakukanya pengisisan pada baterai.

“Untuk lebih amannya, powerbank disimpan dalam suhu 25°C dalam tempat yang lembab. Melakukan pengecasan pada powerbank alangkah baiknya, dilakukan dirumah, ataupun ditempat yang menyediakan saklar stop kontak,” ujarnya.

Pengaruh arus listrik yang dihasilkan stabil, daya tegangan-pun akan secara otomatis terputus jika powerbank telah terisi penuh. Dengan begitu, isu faktor penyebab terjadinya kebakaran akibat powerbank, tidak akan kembali terdengar,” tutupnya.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *