Bahaya Memaksa Mobil Terjang Banjir, Bisa Rusak ECU

Toyota Samarinda : Bahaya Memaksa Mobil Terjang Banjir, Bisa Rusak ECU. Banjir sudah menjadi musibah tahunan di berbagai kota besar di Indonesia, tak heran jika banyak pengguna mobil Toyota yang merasa khawatir.
Bahaya Terjang Banjir Bisa Rusak ECU
Pasalnya, mereka harus memutuskan untuk terus memacu kendaraan untuk menerjang banjir dan membahayakan komponen-komponen mobil. Salah satunya adalah perangkat electronic control unit (ECU) yang menjadi otak dari mesin mobil Toyota. Perangkat ini pun sangat rentan akan kerusakan jika sampai terkena air, apalagi jika mobil harus menerjang genangan air dengan ketinggian di atas 20 centimeter.
Kerusakan ECU ini sering dialami oleh mobil jenis sedan, yang paling sering adalah adanya konslet karena ECU terkena cipratan air dari sela pintu yang masuk hingga ke bawah dashboard. “Korsleting pada ECU biasanya karena mobil sering menerjang banjir. Tanpa disadari cipratan air saat menerjang banjir bisa mengenai ECU. Inilah yang sering menyebabkan korslet,” ujar Rizal, pemilik sebuah bengkel yang berlokasi di Depok. Ia juga menambahkan jika sampai ECU korslet maka mesin mobil tidak akan hidup. Sedangkan seluruh sistem kontrol mesin sangat bergantung pada alat ini, bisa dibayangkan bukan akan kesulitan yang dihadapi bila ECU sampai rusak? “Kalau ECU dulu (mobil lama) masih bisa diservis dengan cara mengganti IC. Kalau ECU di mobil sekarang sulit diservis karena komponennya kecil,” pungkas dia.
Silahkan Share ...Share on Google+Share on FacebookTweet about this on Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *