Apa Fungsi Bingkai Hitam Di Kaca?

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : Apa Fungsi Bingkai Hitam Di Kaca?

Fungsi Bingkai Hitam

Pernahkah Anda  memperhatikan kaca mobil? Kalau belum, cobalah amati dengan seksama. Pasti akan terlihat sebuah “bingkai” hitam mengelilingi kaca. “Bingkai” ini menyatu dengan kaca dan tak bisa dikelupas atau dirusak.

Bingkai tersebut bernama frit band. Ini merupakan cat keramik yang dipanggang saat proses produksi kaca di lini pabrik sehingga tidak mungkin dikelupas. Jadi apa fungsi bingkai hitam tersebut?

Bingkai hitam ini ada tiga fungsi yaitu:

Gambar sebuah kaca mobil dengan bingkai hitam kelilingnya

Bingkai Hitam kaca mobil

1.Mencegah karet rusak

Fungsi yang paling utama adalah untuk mencegah rusaknya karet urethane penahan kaca akibat sinar ultraviolet matahari. Karet itu selain fungsi untuk mencegah air hujan masuk ke kabin mobil, namun juga menjaga posisi kaca tetap di tempatnya.

2. Memberikan permukaan lebih kasar untuk menempel

Frit band juga berfungsi memberikan permukaan yang lebih kasar sehingga perekat bisa menempel.

3. Penghalang pandangan

Selain dua fungsi di atas, bingkai hitam tersebut juga berfungsi untuk penghalang pandangan , mencegah orang melihat lem dari luar.

Jadi kenapa manufaktur memilih warna hitam untuk bingkai ini? Alasannya sangat mudah karena warna bingkai hitam bisa menyerap panas kaca lebih baik. Dengan demikian, pemuaian kaca akibat panas matahari terjadi tanpa kendala.

Ada lagi frit band yang dikombinasikan corak titik-titik pada beberapa mobil. Menurut Pittsburgh Glass Works, corak titik-titik tersebut sebagai pembuat transisi cahaya yang halus dari hitam solid ke kaca yang bening. Dengan demikian, mata pengemudi lebih nyaman melihat dan memantau semua keadaan di depan mobilnya, terutama ketika berkendara siang hari yang terik.

Itulah 3 fungsi utama bingkai hitam di kaca. Semoga bermanfaat untuk teman-teman.

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *