AC Tidak Dingin Dapat Disebabkan Oleh Pengharum yang Berlebihan

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Toyota Samarinda : AC Tidak Dingin Dapat Disebabkan Oleh Pengharum yang Berlebihan. Pemilik mobil pastinya ingin kendaraannya selalu tampil bersih dan berbau harum. Tidak heran jika banyak pengendara yang memiliki kebiasaan menggunakan pengharum kabin. Pengharum kabin bertujuan agar kenyamanan berkendara dapat tercipta dan untuk menghilangkan bau-bau tidak sedap .

AC Tidak Dingin Dapat Disebabkan Oleh Pengharum
Nah bagi Anda yang suka menggunakan pengeharum ruangan wajib tahu bahwa penggunaan berlebihan peharum kabin ternyata  juga bisa mempengaruhi atau bahkan menurunkan kinerja pendingin udara atau air conditioner (AC).

Sistem kerja AC merupakan rangkaian tertutup, dimana terdapat zat yang bersirkulasi untuk dapat menghasilkan udara dingin, zat tersebut adalah refrigerant, biasa disebut dengan freon (HFC134a). Refrigerant akan berubah wujud dan tekanannya pada setiap komponen AC.

Berkendaraan Mobil akan terasa nyaman, jika penyejuk udara (AC) bekerja dengtan prima. Sudah menjadi suatu kepentingan apalagi dikota besar seperti Jakarta kalau AC ngadat atau tak dingin, keadaan pun jadi serba salah kaca jendela kalau dibuka, masalah kenyamanan, debu dan asap kendaraan akan masuk, namun jika ditutup ruangan akan terasa panas dan pengap,kendala pada AC biasanya lantaran kurang perawatan.

Sekali saja ngadat atau AC tidak terasa dingin, rasanya walupun sudah membuka jendela mobil dan mengkipas-kipas tubuh dengan segala macam benda belum juga dapat mengurangi udara panas yang masuk ke dalam mobil.

Salah satu akibat penggunaan pengharum ruangan yang berlebihan adalah AC mobil menjadi tidak dingin dan menimbulkan bau tidak sedap. Bau ini dapat membuat penghuni kabin dan pengendara menjadi tidak fokus dan yang paling parah menyebabkan mual.

“Sering konsumen datang dan berkeluh AC tidak dingin. Setelah ditanya, konsumen tersebut suka menggunakan pengharum ruangan secara berlebihan. Ini yang buat AC akhirnya jadi tidak dingin,” ucap Sutikno, kepala operasional bengkel Denso Jatiwaringin .

Sutikno menjelaskan bahwa pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia akan terhisap bersama udara kabin menuju evaporator. Bahan ini  mengandung minyak dan akan tertinggal di jalur udara. Hingga akhirnya berubah menjadi kotoran. Lama –kelamaan ini akan mengendap dan menjadi sarang kuman dan jamur. AC pun akhirnya menjadi  tidak dingin juga jadi berbau.

Sangat penting untuk diketahui jika AC memiliki blower yang berfungsi untuk memutar udara, udara ‘panas’ yang dihisap blower dari kabin akan ditutup melewati celah-celah di antara kisi-kisi evaporator yang dingin.

Menggunakan produk yang berbahan kimia tentu saja memiliki risiko buruk dan sangat besar kemungkinannya akan anda letakkan di grill air conditioning (AC) artinya, Anda juga harus mempertimbangkan segala kemungkinannya. Jika anda tetap memilih ingin menggunakannya, jangan terlalu berlebihan.

“Proses di evaporator hanya berputar saja sehingga zat yang ikut terisap tertinggal di dalam. Ini yang buat AC tidak dingin dan jadi bau,” ucap Sutikno.

Maka dari itu Anda lebih baik tidak menggunakan pengharum ruangan berlebihan. Anda pun dapat menggunakan alternatif bahan – bahan yang lebih alami seperti kopi untuk menetralkan bau pada kabin mobil Anda.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM, http://www.salestoyotapekanbaru.com

Silahkan Share ...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *