5 Tipe Teman yang Tak Cocok Diajak Bepergian, Anda Termasuk?

Toyota Samarinda : Mengemudi memang lebih asyik jika ditemani atau seseorang spesial ataupun teman sejawat. Sebaliknya, jika mengemudi sendiri, hal tersebut justru sangat membosankan. Oleh karena itu kita harus mengerti Tipe Teman kita sendiri.

Paling tidak, jika mengendarai mobil seorang diri, maka cara mengusir kebosanan adalah mendengarkan alunan music dari radio atau lagu-lagu yang tersemipan di telepon genggam atau flashdisk.

Namun begitu, jika perjalanan memang sangat panjang, tentu saja mendengarkan musik tak akan cukup. Maka dari itu, partner dalam mengemudi memang sangat diperlukan, agar dapat membangkitkan semangat sehingga terhindar dari kelelahan dan kantuk.

Namun begitu, dilansir situs Hyundai, Anda perlu berhati-hati jangan sampai mengajak teman yang salah. Sebab bukannya membuat semangat, mereka bisa saja merusak mood dan suasana perjalanan.

Nah, berikut ini adalah sifat-sifat teman yang lebih baik dihindari, agar perjalanan lebih menyenangkan, tenang dan sekaligus penuh antusiasme.

1. Pemarah

Teman perjalanan dengan tipe seperti ini bukan teman perjalanan yang ideal. Sedikit-sedikit marah, mengomel.

Orang seperti ini bisa saja menemukan penyebab kemarahan, dari pengguna jalan lain, cuaca, musik di audio mobil bahkan Anda sendiri, teman perjalanannya. Tak hanya bikin bete, tapi kemarahannya bisa memprovokasi teman perjalanannya.

2. Suka Mengeluh

Menempuh perjalanan yang jauh membutuhkan kesabaran, terlebih jika jalur yang Anda ambil terkenal dengan macetnya.

Dengan karakter teman yang suka mengeluh, Anda akan capek untuk meladeni keluh kesah dia sepanjang perjalanan. Bukannya dapat penyemangat, tapi malah menguras energi.

3. Sibuk Sendiri

Teman perjalanan dibutuhkan untuk membangkitkan kenyamanan dan semangat dalam menempuh perjalanan.

Dengan adanya teman perjalanan, bisa dipastikan traveling Anda tidak akan membosankan. Tapi hindari teman yang suka sibuk sendiri.

Terlebih orang yang gadget freak, artinya sepanjang perjalanan Anda akan dicuekin karena teman Anda sibuk sendiri dengan gadget dan hal lainnya. Apa bedanya dengan jalan sendiri kalau begitu.

4. Panik

Dalam menempuh perjalanan jauh hal apapun bisa terjadi, seperti mogok dan ban bocor di tengah perjalanan. Ketika Anda memiliki teman yang panikan, Anda akan kewalahan karena karakter orang seperti ini tidak bisa diandalkan.

Ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa kondisi darurat seperti mogok dan ban pecah adalah sebuah musibah yang harus dihadapi bersama.

Orang seperti ini biasanya malah sibuk sendiri dengan kepanikannya dan kurang bisa fokus untuk mencari solusi atas masalah yang Anda alami.

5. Gampang Tidur

Selain empat karakter di atas, ada satu lagi yang harus Anda hindari sebagai teman perjalanan. Teman yang suka tidur, juga bukan teman yang baik untuk dijadikan partner perjalanan.

Seperti yang sibuk sendiri, bersama orang seperti ini sama saja melakukan perjalanan sendirian.

Sumber : https://www.liputan6.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *